Ini dia nih karya alumni fakultas syari’ah Uin Sunan Kalijaga, penulis yang sebelumnya telah berhasil menyelesaikan buku pertamanya bertajuk ‘Agenda Cinta Remaja Islam’ diterbitkan DIVA Press 2003 (sekarang masuk cetakan ke-4) ini memang memberikan perhatian yang besar kepada para remaja di negeri kita. Harapan beliau, buku ini bisa menjadi pegangan bagi para anak kost dan calon-calon anak kost agar senantiasa ingat tujuan utama mereka hidup di perantauan dan menjadi anak kost yang bercitra islami yakni yang selalu menegakkan ajaran-ajaran Al-Quran dan Al-hadist. Dan alhamdulillahnya ku dapatkan buku ini dari hadiah sahabat terbaikku ketika Milad-ku tahun 2010.
Menurutku buku ini sangat menarik dan baik buat jadi bahan renungan bagi anak kost, gimana gak? Penulis buku ini mampu menggiring pembaca untuk kembali pada niat awal suci, yakni suatu niat beraliran positif (hasanah) yang di tancapkan pada diri kita, kemudian meluruskan dan berusaha dalam menjaga niat positiv itu dengan berdzikir agar dapat Meraih mimpi dengan niat hasanah. Selain itu dalam buku ini di ingatkan juga untuk merenungkan nasihat orang tua yang berkhasiat, dan apa saja kewajiban anak kost kepada kedua orang tuanya, salah satunya yaitu mematuhi nasehat mereka. Penulis juga memaparkan karakteristik bagaimana menjadi generasi muda yang berakhlak Qur’ani dan berjiwa islami salah satunya yaitu menjadi generasi muda yang menjauhi kemaksiatan dan kedurhakaan. Seperti kebanyakan kata orang ‘penderitaan itu adalah bumbu kehidupan, nah, disinilah kelebihan buku ini, dimana penulis menyinggung permasalahan dan kesulitan-kesulitan yang sering dihadapi anak kos. Seperti, ketika sakit melanda tetap menyerahkan segalanya pada yang Maha Tahu, ketika mengalami kantong kering setidaknya belajar menyeleksi segala sesuatu yang berhubungan dengan uang dan yang terpenting bagi para anak kost yang saat ini sedang di uji Allah dengan berbagai kesulitan, haruslah tetap berhuznudzon kepada-Nya serta tetap mewarnai hidup dengan do’a, dalam buku ini pun terdapat do’a-do’a pelipur lara seperti do’a ketika ditimpa macam-macam kesulitan.
Pada zaman sekarang, kemaksiatan di dunia anak kost sudah bukan merupakan sesuatu yang aneh, kemaksiatan menjadi penerang bagi para anak kost yang belum tersentuh oleh kenikmatan kasih sayang Allah. Berbagai macam produk kemaksiatan yang ditawarkan oleh syetan, maka dari itu sepatutnyalah seseorang yang sudah baligh dapat mengetahui mana hal yang di haramkan dan di halalkan dan tidak mencampurkannya, serta mulai memuliakan akal dan fikiran. Dalam buku ini di jelaskan cara untuk melemahkan keganasan hawa nafsu diantaranya, memperbanyak mendirikan ibadah dengan segala keikhlasan hati serta kembali kepangkuan Allah dengan Bertaubat.
Beribadah yang sesungguhnya adalah suatu ibadah yang bisa memancarkan perubahan dari suatu yang buruk kepada yang baik. Seorang anak kost yang terkena pengaruh hawa buruk syetan, perlahan-lahan akan mengurangi aktifitas ibadah dan menambah aktifitas kesenangan duniawi. Hal semacam itu seharusnya dapat di lawan, salah satunya dengan berjuang sekuat tenaga untuk melemahkan, menghancurkan dan mengalahkan tipu daya syetan. Yakinlah dapat mengalahkannya, bangkitlah untuk menata diri dengan beribadah sebaik-baiknya, dan ingat bahwa syetan adalah musuhmu yang paling nyata!
buku yang berukuran lumayan kecil ini, memang syarat dengan makna, apalagi penjelasannya di perkuat dengan dalil Al-Qur’an dan hadis, sehingga mampu menggugah setiap pembaca untuk bersemangat dalam memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.
Sumber : Rachmatullah, Azzam Syukur. 2005. Manajemen Qalbu untuk Anak Kos : menjadi anak kost bercitra islami. Yogyakarta : Izzan pustaka
mau mau mau,,, penampakan bukunya kek gimana nihh,, kok ga ada???
BalasHapussekalian ama identitasnya dongg.... ^__^"
penampakan bukunya udah di tampilin,,,
BalasHapusuntuk identitas buku nya :
judul : Manajemen Qalbu untuk anak kos
Pengarang : Azzam Syukur Rachmatullah
Penerbit : Izzan Pustaka
Tahun terbit : 2004
Tebal buku : xi; 199 hlm.